Bismillahirrahmanirrahim / بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم dan Assalamualaikum w.b.t/لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُl.

My PeSeBuOk ! ! !

Monday, 9 April 2012

cArA BerTeRimA kAsiH KepaDa iBu . . .

Apakah Anda mengasihi Ibu Anda? Apakah Anda masih ingat betapa besar kasih sayangnya Ibu Anda? Dalam kehidupan ini, kasih sayang seorang ibu takkan pernah bisa lepas dari hari-hari kita. 

Semenjak kita bayi, anak kecil, hingga menjadi seorang yang cukup dewasa, ibu selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Dan tentunya ibu melakukan itu semua dengan penuh keikhlasan.Tetapi sangat disayangkan, kadang kita membalas kebaikan ibu dengan rasa terima kasih yang salah. Nah berikut ingin saya bagikan kepada anda, 23 Terima Kasih dari Anak kepada Ibunya :

Ketika berusia setahun, ibu suapkan makanan dan mandikan kita. Cara kita ucapkan terima kasih kepadanya hanyalah dangan menangis sepanjang malam.
Apabila berusia 2 tahun, ibu mengajar kita bermain. Kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan lari sambil tertawa apabila dipanggil.
Menjelang usia 3 tahun, ibu menyediakan makanan dengan penuh rasa kasih sayang. Kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan menumpahkan makanan itu kelantai.
Ketika berusia 4 tahun, ibu membelikan sekotak pensil warna untuk kita. Kita berterima kasih dengan cara mencoret-coret dinding.
Berusia 5 tahun, ibu membelikan sepasang pakaian baru. Kita ucapkan dengan berputar-putar dalam tempat-tempat yang kotor.
Setelah berusia 6 tahun, ibu menggandeng tangan kita ke sekolah. Kita ucapkan terima kasih dengan menjerit; Tidak mau! Tidak mau!.
Saat berusia 7 tahun, ibu membelikan kita sebuah bola. Kita ucapkan terima kasih dengan memecahkan kaca teteangga.
Menjelang usia 8 tahun, ibu belikan kita es krim. Kita ucapkan terima kasih dengan menumpahkan es krim tersebut ke pakaian ibu.
Ketika berusia 9 tahun, ibu mngengantarkan kita ke sekolah. Kita ucapkan terima kasih dengan berlari meninggalkannya dan menuju ruang kelas.
Berusia 10 tahun, ibu menghabiskan waktu seharian menemani kita ketempat yang kita mau. Kita berterima kasih kepadanya dengan tidak bertegur sapa padanya.
Ketika berusia 12 tahun, ibu menyuruh mengerjakan PR. Kita ucapkan terima kasih dengan pergi menonton TV.
Menjelang usia 13 tahun, ibu memberikan pakaian yang menutup aurat. Kita ucapkan terima kasih dengan mengatakan; “ Pakaian itu sudah ketinggalan zaman”.
Ketika berusia 14 tahun, ibu mengantarkan kita memasuki sekolah lanjutan. Kita berterima kasih kepadanya dengan mengatakan; “ Tidak usah diantar,saya bisa sendiri”.
Memasuki 18 tahun, ibu menangis gembira ketika kita telah lulus dari sekolah menengah. Kita berterima kasih kepadanya dengan berpesta bersama teman dan meninggalkan ibu sendiri dirumah.
Ketika berusia 20 tahun, ibu bertanya kepada kita apaka ada teman istimewa?. Kita berterima kasih dengan berkata; “ Itu bukan urusan ibu”.
Setelah berusia 21 tahun, ibu memberika pandangan mengenai dunia kerja, kita malah berterima kasih dengan berkata ; “ Saya tidak mau bekerja seperti ibu “.
Saat berusia 22-23 tahun, ibu membelikan perabot baru untuk rumah kita, kita mengatakan, pilihan ibu tidak bagus, saya tidak suka.
Menjelang usia 24 tahun, ibu bertemu bakal menantu dan bertanya mengenai rancangan masa depan. Kita menjerit dan merungut, “ ibu,tolonglah..!”.
Ketika berusia 25 tahun, ibu bersusah payah menanggung biaya perkawinan kita, kita berterima kasih dengan meninggalkannya pergi bersama isteri kita.
Pada usia 30 tahun, ibu menelpon dan memberi nasehat dan petuah mengenai bayi kita, dan kita berterima kasih kepadanya dengan berkata: “ Itu dulu, sekarang zaman modern.”
Ketika berusia 40 tahun, ibu mengingatkan ada acara keluarga dikampung. Kita berterima kasih dengan berkata: “ Saya sibuk, tak ada waktu untuk datang...”.
Ketika berusia 50 tahun ibu jatuh sakit dan minta kita menjaganya, dan kitapun berterima kasih dengan mengatakan bahwa ibu dan bapak hanya menjadi beban bagi saya...
Dan kemudia kita mendapat berita tentang kematian ibu. Kabar itu bagai petir di siang bolong. Dalam lelehan air mata, barulah kita sadar arti seorang ibu bagi kita.


Itulah tadi 23 ungkapan terima kasih yang kita berikan ketika ibu membesarkan kita. Kiranya setelah menyadari ini semua, kita dapat memberikan terima kasih yang sebenarnya kepada ibu. Karena tanpa ibu pula, kita takkan bisa seperti sekarang ini.

Sudahkah anda berterima kasih kepada ibu anda? Ungkapkan rasa kasih sayang kepada ibu anda....
sekian..
salam...

Sunday, 8 April 2012

TeRiMaLaH Aq SeAdAnYa . . .


ISTERI : abg ape kte mlm
ni kte xpyh tdo sme2..
abg tdo lua, ayang tdo
dlm blik..

SUAMI : knpe syg..

ISTERI : ha.. ayang ade 1
prmainan, ayang catatkn
smue kburukan abg sbyk
mgkin dn abg pun
catatkn tntg kburukan
ayang sbyk mgkin!esok pg
kte bace blik tntg ape yg
kte dah tulis tu..

SUAMI : ok..

> > mlm tu si
isteri senaraikan tntg
kburukan suami die smpai
xtdo.. suami die di ruang
tamu pun x
tdo...hgga ...ke pg wktu
sarapan,,

ISTERI : ha, mcm mne, spe
nk mulakn dlu???

SUAMI : ayang dlu
mulakn..

ISTERI : ok abg dgr tau,
(sambil mngeluarkn 2,3
helai kertas yg dicatat
nya mlm td)..

ISTERI : abg x romentik...
abg x pndai pujuk.. abg
bla bla bla.. bla bla bla..
ok dah, skang abg plak..!

SUAMI : (die mngeluarkn
3,4 helai kertas yg
kosong...) abg mntak
maaf... takde ape yg abg
dpt senaraikn tntg
kburukan ayg.. sbb abg
trima ayg seadanya.. dan
sgala kburukan ayg abg
sentiasa maafkn.. dn abg
mntak maaf klau abg
xsempurna di mata
ayang...

> > si isteri trgamam
dn air mata jatuh
brlinangan,,, terus die
peluk dan mmohon
ampun pd suami nya.. die
mnyesal,, krna tlh
mlukakan hati suami
nye.. die juga sedar dan
brsyukur.. bhawa suami
nya adalah insan yg
terbaik yg tlh dianugerah
kn untuk-Nya..



sekian..
salam..

Sunday, 1 April 2012

JoDoh uSaH diCaRi yG TerLaLu SemPurNa . . .

Jika kamu memancing ikan... Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu... Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula ke dalam air begitu saja.. Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya ketajaman mata kailmu & mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup. 

Begitulah juga...setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang... Setelah ia mulai MENYAYANGIMU, hendaklah kamu MENJAGA hatinya... Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja... Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu, & mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu... 

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya & janganlah menganggap ia begitu teguh...cukuplah sekadar keperluanmu... Apabila sekali ia retak...tentu sukar untuk kamu menambalnya semula... Akhirnya ia dibuang... Sedangkan jika kamu cuba memperbaikinya, mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi... 

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH seadanya... Janganlah kamu terlalu mengaguminya & janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa... Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan KESILAPAN, bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya... Akhirnya kamu KECEWA & meninggalkannya. Sedangkan, jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya.... 

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi, yang kamu pasti baik untuk dirimu... Mengenyangkan - Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, cuba mencari makanan yang lain..?? Terlalu ingin mengejar kelazatan... KELAK.. Nasi itu akan basi & kamu tidak boleh memakannya... Lalu kamu akan menyesal. 

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan, yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu. MENYAYANGIMU.. MENGASIHIMU... Mengapa kamu berlengah, cuba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain..?? Terlalu mengejar kesempurnaan... KELAK.. Kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain... Lalu kamu juga yang akan MENYESAL..;)

sekian...
salam...